Majalengka, Jawa Barat — Desa Sukamenak terus menunjukkan komitmennya dalam membangun masyarakat yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing tinggi melalui berbagai program di bidang pendidikan dan sosial. Pemerintah desa bersama masyarakat bahu-membahu menjalankan sejumlah kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, serta pelestarian nilai gotong royong yang menjadi jati diri warga Sukamenak.
Program Literasi Desa: Ajak Anak Cinta Membaca
Salah satu program unggulan di bidang pendidikan adalah Program Literasi Desa. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat baca sejak dini di kalangan anak-anak. Melalui taman baca desa dan perpustakaan mini yang dikelola secara mandiri, anak-anak diajak untuk mencintai buku dan menjadikan membaca sebagai kebiasaan positif.
Selain itu, relawan muda desa dan guru-guru lokal turut aktif menjadi pembimbing dalam kegiatan membaca bersama, dongeng edukatif, serta lomba literasi. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan literasi dasar anak-anak dan membuka wawasan mereka terhadap dunia luar.
Kegiatan Karang Taruna: Membangun Generasi Muda yang Aktif dan Kreatif
Karang Taruna Desa Sukamenak menjadi motor penggerak utama dalam kegiatan sosial dan pengembangan generasi muda. Dengan semangat kebersamaan, para pemuda terlibat aktif dalam berbagai kegiatan seperti pelatihan kepemimpinan, turnamen olahraga, kegiatan seni budaya, serta kerja bakti sosial.
Tujuan utamanya adalah membentuk generasi muda yang berkarakter, kreatif, dan produktif, sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap desa. Karang Taruna juga sering berkolaborasi dengan lembaga pendidikan dan pihak swasta untuk menyelenggarakan kegiatan pelatihan digital dan kewirausahaan bagi remaja desa.
Pelatihan Keterampilan untuk Ibu Rumah Tangga dan Pemuda Desa
Sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat, Pemerintah Desa Sukamenak rutin mengadakan pelatihan keterampilan. Kegiatan ini ditujukan bagi ibu rumah tangga dan pemuda desa agar memiliki kemampuan praktis yang bisa meningkatkan penghasilan keluarga.
Pelatihan yang diberikan meliputi menjahit, membuat kerajinan tangan, pengolahan makanan lokal, serta digital marketing. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat desa dapat menciptakan peluang usaha baru dan memperkuat ekonomi mandiri berbasis desa.
Beasiswa dan Bantuan Pendidikan untuk Siswa Kurang Mampu
Dalam bidang pendidikan formal, desa juga menaruh perhatian besar terhadap siswa kurang mampu melalui program beasiswa pendidikan. Setiap tahunnya, sejumlah anak dari keluarga prasejahtera menerima bantuan untuk biaya sekolah, seragam, serta perlengkapan belajar.
Program ini lahir dari kerja sama antara pemerintah desa, lembaga sosial, dan para donatur yang peduli terhadap dunia pendidikan. Melalui program ini, Desa Sukamenak berupaya agar tidak ada anak yang putus sekolah karena faktor ekonomi.
Gotong Royong dan Tradisi Sosial yang Tetap Dilestarikan
Meskipun terus berkembang menuju era modern, nilai-nilai sosial dan budaya gotong royong tetap menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Sukamenak. Kegiatan bersih desa, pembangunan fasilitas umum, hingga kerja bakti dalam acara keagamaan dan kemasyarakatan rutin digelar bersama-sama.
Semangat kebersamaan dan solidaritas sosial inilah yang membuat Desa Sukamenak tetap harmonis dan menjadi contoh desa yang seimbang antara kemajuan dan pelestarian budaya lokal.