You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Sukamenak
Desa Sukamenak

Kec. Bantarujeg, Kab. Majalengka, Provinsi Jawa Barat

Lingkungan dan Kesehatan di Desa Sukamenak, Kabupaten Majalengka: Gerakan Bersama Menuju Desa Sehat dan Bersih

Administrator 18 Oktober 2025 Dibaca 38 Kali
Lingkungan dan Kesehatan di Desa Sukamenak, Kabupaten Majalengka: Gerakan Bersama Menuju Desa Sehat dan Bersih

Majalengka, Jawa Barat — Desa Sukamenak terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan masyarakat yang sehat. Melalui berbagai program edukasi serta aksi nyata dan menyediakan pelayan publik untuk kesehatan (polindes) pemerintah desa bersama warga berupaya menjaga kebersihan, kesehatan, serta kualitas hidup.

Berikut rangkuman program unggulan dan tips praktis bagi masyarakat desa untuk hidup lebih sehat dan ramah lingkungan.

Gerakan Desa Bersih: Tips Mengelola Sampah Rumah Tangga

Sampah rumah tangga menjadi salah satu tantangan terbesar di desa. Untuk mengatasinya, warga Desa Sukamenak kini aktif menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Langkah sederhana yang bisa dilakukan warga:

  1. Pisahkan sampah organik dan anorganik di rumah.
  2. Manfaatkan sampah organik menjadi kompos untuk tanaman.
  3. Gunakan kembali barang-barang plastik yang masih layak.
  4. Hindari pembakaran sampah yang dapat mencemari udara.

Kepala Desa Sukamenak menegaskan, “Kebersihan mencerminkan masyarakat yang sehat. Semua dimulai dari kebersihan kecil di rumah.”

Cegah DBD dan Malaria di Musim Hujan: Langkah-langkah Sederhana

Musim hujan seringkali membawa ancaman penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria. Untuk itu, masyarakat diimbau melakukan Gerakan 3M Plus, yaitu:

  • Menguras tempat penampungan air secara rutin.
  • Menutup wadah air agar tidak menjadi sarang nyamuk.
  • Mengubur barang bekas yang dapat menampung air hujan.
  • Plus: memakai lotion anti nyamuk dan memasang kelambu saat tidur.

Petugas Puskesmas setempat juga rutin melakukan fogging dan penyuluhan kesehatan agar kasus DBD bisa ditekan setiap tahunnya.

Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Pkarangan Rumah

Desa Sukamenak dikenal sebagai salah satu desa yang aktif memanfaatkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Banyak warga menanam tanaman seperti jahe, kunyit, serai, daun sirih, dan temulawak di pekarangan rumah.

Manfaat TOGA bukan hanya untuk pengobatan ringan, tetapi juga untuk menjaga ketahanan keluarga terhadap penyakit.
Beberapa contoh pemanfaatannya:

  • Jahe dan madu untuk meningkatkan imun tubuh.
  • Kunyit asam untuk menjaga stamina.
  • Daun sirih untuk antiseptik alami.

Selain itu, pemanfaatan TOGA membantu mempercantik lingkungan rumah dan menambah kesegaran udara sekitar.

Air Bersih untuk Semua: Upaya Desa Menjaga Kualitas Air

Akses air bersih menjadi prioritas utama pemerintah Desa Sukamenak. Melalui program pengawasan sumur dan sumber mata air, warga diajak untuk:

  • Tidak membuang limbah rumah tangga ke saluran air.
  • Menjaga kebersihan lingkungan sekitar sumur.
  • Melakukan uji kualitas air secara berkala.

Berkat upaya bersama, kualitas air di beberapa dusun kini semakin membaik dan layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Edukasi Gizi: Menu Sehat dan Hemat untuk Keluarga Desa

Selain kebersihan, pola makan sehat juga menjadi fokus penting. Melalui penyuluhan gizi dari Puskesmas dan kader PKK, warga Desa Sukamenak diajarkan cara membuat menu sehat, bergizi, dan hemat.

Beberapa tips yang disampaikan:

  • Gunakan bahan lokal seperti sayur, ikan, dan tempe.
  • Kurangi penggunaan minyak dan gula berlebih.
  • Sediakan buah lokal sebagai camilan sehat.
  • Biasakan sarapan pagi untuk anak-anak sekolah.

Program edukasi ini diharapkan dapat menekan angka gizi buruk dan anemia di kalangan masyarakat pedesaan.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image